Pemkab Rembang Perkuat Fortifikasi Pangan untuk Tekan Stunting, Gandeng Lintas Sektor dan Akademisi
InformasiPemerintah Kabupaten Rembang menggelar Rapat Koordinasi Kebijakan Fortifikasi Pangan Berskala Besar (FPBB) sebagai upaya memperkuat strategi percepatan penurunan stunting melalui peningkatan asupan zat gizi mikro masyarakat.
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Rembang, Sigit Purwanto, menyampaikan bahwa kondisi kesehatan masyarakat Rembang terus membaik, ditandai dengan meningkatnya usia harapan hidup, penurunan angka kematian ibu, capaian Universal Health Coverage (UHC) yang tinggi, serta penurunan prevalensi stunting.
Rembang dinilai memiliki potensi mendukung program fortifikasi pangan melalui sektor garam dengan dukungan wilayah pesisir dan industri garam lokal. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan seperti distribusi, harga, dan penerimaan masyarakat terhadap produk pangan terfortifikasi.
Pemkab Rembang mendorong kolaborasi lintas sektor serta edukasi masyarakat agar manfaat fortifikasi pangan semakin dipahami. Program ini diharapkan dapat memperkuat kualitas gizi masyarakat dan mendukung percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan.